Bintang menarik sehelai kerudung indah di seberang kota rembulan
Rembulan menumpahkan sinar lembut di atas keheningan kebun yang indah
Dari kebun yang indah terdengar bisikan nyanyian arus air di lembah
Derap langkah kakiku menapaki hamparan sekuntum bunga kebahagiaan
Kutiup seruling kebahagiaan dan keindahan ada dalam sinar
Sinar yang ditabur di ladang jiwa untuk mengisi kesunyiaan
Kesunyiaan menyapa kesendirianku,yang terlukis dalam senyuman bunga
Senyuman bunga adalah gambaran jiwa kehidupan dari kedalaman diri
Kedalaman diri laksana selimut hangat, ketika tangan terulur dari kedalaman diri
Mengulurkan tangan keramahan, oleh kesadaran dengan cahaya keemasan
Cahaya keemasan dipenuhi angin melodi, dan pesona sentuhan lembut angin sepoi
Tersenyumlah berubah menjadi gelak tawa, seulas senyum tetaplah seulas senyum
Senin, 21 Maret 2011
Sabtu, 05 Maret 2011
PIJAKAN KAKI
Ayunan langkah kaki menapak
Saat ku menoreh di atas kerikil kehidupan
Tak pasti tapi mesti ku torehkan bintang kehidupan
Biarlah ku goreskan tinta hitam di atas putih
yang siap dilukiskan dengan sebatang pensil
Sebatang pensil itu yang melantunkan nyanyian keheningan
Nyanyian keheningan yang menghantar kesunyiaan
Kesunyian itu membuat aku melangkahkan kaki ke arah cahaya kehidupan
Cahaya yang menerangi kekelamanku
*Pras*
Saat ku menoreh di atas kerikil kehidupan
Tak pasti tapi mesti ku torehkan bintang kehidupan
Biarlah ku goreskan tinta hitam di atas putih
yang siap dilukiskan dengan sebatang pensil
Sebatang pensil itu yang melantunkan nyanyian keheningan
Nyanyian keheningan yang menghantar kesunyiaan
Kesunyian itu membuat aku melangkahkan kaki ke arah cahaya kehidupan
Cahaya yang menerangi kekelamanku
*Pras*
Langganan:
Komentar (Atom)